Bekasi, Bimas Islam --- Kantor Kemenag Kota Bekasi menyambut baik adanya kerja sama antara Kemenag dengan Kemenkominfo dalam rangka memberikan pelatihan Teknologi Informasi (TI) bagi para penyuluh agama Islam. Hal ini disampaikan oleh Kasi Penaiszawa Kankemenag Kota Bekasi, Iie Naseri saat dihubungi oleh tim pemberitaan Bimas Islam, Rabu (2/6).
"Itu sangat bagus dalam rangka menguatkan sisi kompetensi dari para penyuluh, karena ke depan kita tidak mungkin melakukan tugas kita dengan sistem manual yang sudah ditinggalkan banyak orang," sambut Iie.
Namun, Iie meminta agar program pelatihan TI bagi para penyuluh ini juga didukung dengan anggaran, mengingat saat ini banyak program-program yang terhenti karena terpotong oleh refocusing anggaran akibat pandemi Covid-19.
"Kegiatan yang kita lakukan sangat berbasis pada anggaran, tidak mungkin kita berjalan tanpa ditopang oleh anggaran. Makanya ini perlu dimunculkan anggarannya agar tidak jadi masalah temuan ke depannya," imbuhnya.
Iie berharap program pelatihan TI yang juga dapat diikuti oleh seluruh penyuluh agama Islam di Kota Bekasi dalam rangka turut menyukseskan program tersebut yang juga sejalan dengan upaya digitalisasi layanan dari Kemenag.
Sebelumnya, Direktur Penerangan Agama Islam, Syamsul Bahri mengatakan para penyuluh perlu diberikan wawasan tentang keahlian menggunakan Teknologi Informasi, terutama media sosial agar mampu memberikan narasi yang tepat bagi masyarakat dalam menangkal informasi hoax.
"Pelatihan ini sangat penting karena derasnya informasi yang tanpa batas, kalau kemudian informasi yang masuk salah dan ditelan mentah-mentah oleh masyarakat, maka dapat dibayangkan apa yang nanti akan terjadi," ungkap Syamsul.
(Boy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



