Banyuwangi, Bimas Islam -- Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Banyuwangi bersama Densus 88 Antiteror menggelar Dialog Kebangsaan dan Moderasi Beragama. Kepala Kankemenag Banyuwangi, Amak Burhanuddin menyampaikan, kegiatan ini untuk menyambut dan menyukseskan penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi G20, pertengahan November 2022 mendatang.
Amak juga mengatakan, penyelenggaraan dialog kebangsaan merupakan wujud penguatan kerukunan antarsesama anak bangsa. Di sisi lain, kata dia, dialog tersebut juga merupakan upaya mencegah paham intoleransi, radikalisme, dan terorisme.
“Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi siap menolak paham intoleransi, radikalisme, dan terorisme, serta siap menyukseskan Konferensi Tingkat Tinggi G20,” kata Amak dalam sambutannya di Pendopo Shaba Swagata, Banyuwangi Rabu (21/9).
Amak menjelaskan, KUA yang merupakan wajah Kemenag di tingkat kecamatan telah memiliki Rumah Moderasi. Salah satu aktivitas di dalam Rumah Moderasi adalah pertemuan rutin para Penyuluh Agama baik Islam, Katolik, Hindu, Kristen, dan Buddha yang ada di wilayah Kecamatan tersebut.
“Kami berkeinginan kuat untuk menjadi lebih baik dan lebih sukses dibandingkan tahun sebelumnya, di antaranya dengan membawa program penguatan moderasi beragama, baik di lingkungan madrasah, KUA, dan sebagainya,” katanya.
Hadir pada dialog tersebut para Penyuluh Agama, Kepala Madrasah Negeri, dan Pengawas pada Kantor Kementerian Agama Banyuwangi, dengan beberapa narasumber seperti Kompol Agta Buana Putra dari Densus 88 Antiteror dan perwakilan dari MUI pusat. Acara tersebut diwarnai dengan pembacaan Ikrar Moderasi Beragama.
(Rendi)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Fauji Ridwan Juara MTQ Internasional, Diharap Jadi Inspirasi Generasi Muda
Jakarta, Bimas Islam — Prestasi Muhammad Fauji Ridwan yang meraih juara pertama cabang Tilawah Al-Qur’an Putra pada ajang internasional di Malaysia…



