Cilacap, Bimas Islam --- Kepala Kankemenag (Kakankemenag) Kabupaten Cilacap, Imam Tobroni menerima kunjungan Direktur Penerangan Agama Islam (Penais), Syamsul Bahri di Cilacap, Rabu (18/5/22). Dalam kesempatan tersebut, Imam menyampaikan sejumlah program prioritas yang melibatkan Penyuluh Agama Islam.
"Kankemenag Cilacap memiliki program Masjid Berdaya di Cilacap Utara. Pada program ini, masjid tidak hanya untuk beribadah ritual tetapi juga menjadi lembaga keagamaan yang mengurusi masalah sosial, ekonomi, budaya, dan kesehatan," ungkap Imam.
Di Kabupaten Cilacap terdapat 2.240 masjid, 5.128 musala, 934 majelis taklim berizin, dan 875 organisasi seni budaya Islam. Imam menambahkan, Kankemenag juga memiliki program Angkringan Moderasi Beragama.
"Selain sebagai dukungan terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat, Angkringan Moderasi Beragama yang terletak di kawasan wisata religi Srandil juga menjadi sarana mewujudkan kerukunan karena di sana masyarakat lintas agama bertemu dan berdiskusi," tambahnya.
Program tersebut, lanjut Imam, dioperasikan oleh Penyuluh Agama Islam melalui Kelompok Kerja Penyuluh (Pokjaluh) dan Forum Komunikasi Penyuluh Agama Islam (FKPAI)
"Ada juga program Penyuluh Duta Zakat kerja sama dengan BAZNAS Cilacap, Penyuluh Dai Kamtibmas kerja sama dengan Polres, dan Penyuluh Pendamping Mustahik Zakat kerja sama dengan BAZNAS Jateng," tegasnya.
Hadir Kasubdit Penyuluh Agama Islam, Ahmad Mu'thi Shofieq, Subkoordinator Pengembangan Penyuluh Agama Islam, Amirullah, Kasi Bimas Islam Kankemenag Cilacap, Toha, dan Penyuluh Agama Islam PNS.
"Kita akan terus memberikan layanan kepada masyarakat, termasuk dalam layanan haji, pengajian, dan pembinaan narapidana terorisme kerja sama dengan Lapas Nusakambangan," pungkas Imam.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



