Tegal, Bimas Islam --- Darsiti terpilih sebagai Penyuluh Teladan Tingkat Kota Tegal Tahun 2021. Bukan tanpa alasan, perempuan kelahiran 1 Mei 1970 ini terpilih berkat inovasi yang dia namakan Santri Ngater Teko.
"Iya, alhamdulillah terpilih sebagai Penyuluh Teladan Tingkat Kota Tegal karena inovasi program Santri Ngater Teko yang merupakan kepanjangan dari Pesantren Literasi Mengajak Warga Terminal Tegal Kota," tutur Darsiti melalui pesan tertulis kepada bimasislam, Selasa (15/6/21).
Darsiti menambahkan, program ini merupakan pendampingan untuk masyarakat marginal. Melalui program ini, Darsiti menargetkan hilangnya buta aksara latin dan buta huruf hijaiyah bagi pedagang asongan, kaum disabilitas di sekitar Terminal Kota Tegal, Jawa Tengah.
"Sudah berjalan sejak empat tahun lalu hingga sekarang. Sasarannya para pedagang asongan, pedagang emperan, kaum disabilitas dan siapa pun yang ada di TBM (Taman Baca Masyarakat) Sakila Kerti," tambahnya.
Darsiti mengaku sengaja memilih peran pendampingan ini lantaran masyarakat di terminal kurang mendapatkan perhatian. Sekali setiap pekan, Darsiti secara sabar membimbing masyarakat marginal agar bisa membaca Al-Qur'an dan aksara latin.
"Pertama, warga di terminal merupakan sasaran dakwah yang jarang tersentuh. Kedua, pengetahuan dan pengamalan agama mereka masih rendah. Ketiga, sebagian besar dari mereka tidak bisa membaca huruf latin. Keempat, penghasilan atau kemampuan ekonominya pun rendah," tambahnya.
Dalam program inovasi ini Darsiti memasang tiga target bagi peserta Santri Ngater Teko, yaitu tuntas keaksaraan, tuntas mengaji dan tuntas khatam.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag: Sulsel Berpeluang Jadi Pusat Pengembangan Ekonomi Syariah di Wilayah Timur Indonesia
Makassar, Bimas Islam — Sulawesi Selatan berpeluang menjadi pusat pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di wilayah timur Indonesia. Potensi tersebut…



