Aceh Timur, Bimas Islam --- Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kota Langsa menyelenggarakan pembekalan Penguatan Moderasi Beragama bagi 45 Penyuluh Agama Islam (PAI) Kota Langsa. Kepala Kankemenag Kota Langsa, Hasanuddin menegaskan, pembekalan tersebut sebagai bentuk memberikan pemahaman tentang moderasi beragama.
“Kita hendak memberikan pemahaman yang benar dan mendalam tentang moderasi beragama. Bahwa moderasi beragama bukanlah memoderasi agama tetapi bagaimana cara kita dalam beragama dengan kepercayaan masing-masing dengan tetap menghargai kepercayaan dan budaya orang lain,” terang Hasanuddin dalam sambutannya di Aula Setda Kota Langsa, Kamis (18/8).
Hasanuddin menegaskan, moderasi beragama penting diimplementasikan dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Menurutnya, hal itu tidak terlepas dari Indonesia sebagai negara dengan keanekaragaman suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).
“Indonesia merupakan negara yang beragam, negara yang memiliki banyak sekali perbedaan dalam hal suku, agama, ras, dan antargolongan. Dari perbedaan itu, tentu lahir pula perbedaan cara bersosialisasi. Karena itu, moderasi beragama menjadi hal yang penting untuk diimplementasikan,” katanya.
“Jauhkan bahasa-bahasa yang mengklaim tak membenarkan budaya, kepercayaan orang lain, dan hanya kepercayaan kita yang paling benar. Hubungan antar-kemanusiaan lebih kita utamakan kedamaian bangsa dan negara, bukan menciptakan konflik yang memecah belah kesatuan Indonesia,” imbuhnya.
Dalam acara yang juga dihadiri perwakilan sejumlah organisasi kemasyarakatan Ormas Islam itu, dia berharap Penyuluh Agama terus aktif melakukan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya moderasi beragama.
“Saya harap Penyuluh Agama tidak bosan-bosannya memberikan edukasi kepada masyarakat luas tentang moderasi beragama. Ini tidak ada tujuan lain kecuali agar masyarakat mengetahui dan paham moderasi beragama. Tentu ini menjadi tugas dan tanggung jawab Penyuluh Agama yang berkiprah langsung di tengah-tengah masyarakat,” katanya.
(Rendi)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



