Sofifi, Bimas Islam --- Terik yang biasanya menyiram Kota Sofifi seperti meliburkan diri saat final Seleksi Tilawatil Qur'an dan Hadis (STQH) Nasional ke-26 Cabang Tilawah Anak-anak dilangsungkan di halaman Masjid Raya Shaful Khairat, Kota Sofifi, Kamis (21/10/21).
Anak-anak usia sekolah dasar dan warga bermasker terlihat duduk rapi di sisi kiri dan kanan panggung di lokasi yang dijadikan sebagai venue utama dalam musabaqah yang dihelat pada 14-23 Oktober 2021 ini.
Di atas panggung, terlihat gadis usia belasan tahun tengah melantunkan ayat suci Al-Qur'an. Dijelaskan oleh pembawa acara, gadis dengan setelah gamis warna biru dengan nomor peserta 111 ini tengah membacakan Surah Al-Anfal.
Sepanjang bacaan Al-Qur'an dilantunkan sang gadis, para penonton menyahut dengan ucapakan takbir, selawat, dan kalimat thayyibah lainnya.
"Alhamdulillah setelah tampil rasanya lega. Tidak menyangka sama sekali akan masuk final," kata Zalfa Imraatul Muflihah yang saat ini merupakan kelas IX di MTSN 2 Kota Medan.
Saat mengetahui dirinya masuk dalam babak final STQH Nasional ke-26, gadis 13 tahun yang merupakan kafilah dari Sumatera Utara ini langsung menelepon kedua orang tuanya.
"Langsung menelepon. Bapak qari di tingkat kabupaten, kalau ibu seorang ibu rumah tangga," tambahnya.
Dalam persiapan menjelang STQH Nasional tahun 2021 ini, Zalfa hanya menjalani Training Center selama 52 hari. Gadis yang belajar seni baca Al-Qur'an sejak 2015 ini amat berterima kasih terhadap jasa semua pihak yang mendukung.
"Yang paling berjasa ya orang tua, para guru pembimbing, sahabat, dan pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Provinsi Sumut," tambahnya.
Meski langsung menjadi finalis 3 besar saat pertama kali mengikuti musabaqah Al-Qur'an tingkat nasional, Zalfa mengaku menjalani ujian yang tidak ringan selama proses menempa diri.
"Nafas saya pendek. Kemudian dimotivasi orang tua, termasuk diajak lari hampir setiap hari," tambahnya.
Kepada gadis-gadis seusianya di seluruh Indonesia, Zalfa mengajak untuk terus mendekatkan diri kepada Al-Qur'an yang merupakan Kalam Allah SWT.
"Dekatkan diri ke Al-Qur'an. Kurangi main, waktunya kita persiapkan masa depan," pungkasnya.
Di Cabang Tilawah Anak-anak, Zalfa bersaing ketat dengan kafilah dari DKI Jakarta dan Kalimantan.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



