Jakarta, Bimas Islam --- Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf, Tarmizi Tohor mengatakan melalui Subdit Edukasi, Inovasi, Kerja Sama, Zakat dan Wakaf selama Tahun 2020 konten zakat dan wakaf telah menjangkau 2,4 juta pengguna media sosial (medsos).
“Kami lakukan untuk mengedukasi masyarakat tentang zakat dan wakaf,” katanya saat ditemui di Kantor Kemenag Jalan MH. Thamrin No. 6, Jakarta Pusat, Selasa (23/03).
Direktur menguraikan, sepanjang tahun 2020 ada sekitar 2.462.171 pengguna medsos di Instagram, Facebook, dan Twitter yang menerima program edukasi yang diproduksi akun Literasi Zakat Wakaf. Karena menurutnya mengedukasi masyarakat melalui medsos lebih tepat sasaran, apalagi target utamanya milenial.
“Melalui akun medsos Literasi Zakat Wakaf yang dikelola Subdit Edukasi, Inovasi, Kerja Sama Zakat dan Wakaf, kami menjangkau 1.179.055 pengguna di Instagram, 1.091.555 di Facebook, dan 191.561 konten di Twitter,” urainya.
Tarmizi berharap program konten yang telah dikeluarkan selama 2020 dapat meningkatkan pola pikir masyarakat, dan pemangku kepentingan yang memiliki hubungan dengan pendidikan dan kurikulum untuk melihat pentingnya memasukkan kurikulum wakaf.
(Tommy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



