Melawi, Bimas Islam --- Selama Juli 2021, Penyuluh Agama Islam Kabupaten Melawi, Provinsi Kalimantan Barat, melalui Gerakan Infak Beras (GIB) telah menyalurkan 1,5 ton beras kepada kalangan menengah ke bawah hingga ratusan santri yang menimba ilmu di pondok pesantren yang tersebar di Kabupaten Melawi.
Pembina GIB Kabupaten Melawi yang juga Kepala KUA Pinoh Utara, Nuryanto menjelaskan, jika dirata-rata per bulannya, Gerakan Infak Beras telah menyalurkan sedikitnya 1,1 ton beras untuk warga di Kabupaten Melawi. Gerakan tersebut sebagai salah satu upaya membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19.
“Gerakan Infak Beras ini ditujukan untuk membantu kalangan fakir, miskin, dan duafa. Kita juga membantu para santri yang sedang menuntut ilmu di pondok pesantren dan rumah tahfiz. Ada sebanyak 627 santri dari 7 pondok pesantren yang telah kita salurkan beras,” ujar Nuryanto dalam keterangannya di Melawi kepada bimasislam melalui pesan WhatsApp, Senin (2/8).
“Kita sudah bergerak sejak Januari 2020 lalu, dan alhamdulillah jika dirata-rata, setiap bulannya kita menyalurkan 1,1 ton beras. Khusus untuk bulan Juli ini kita telah menyalurkan 1,5 ton beras kepada masyarakat yang membutuhkan. Setiap bulannya selalu bertambah,” lanjutnya.
Nuryanto menerangkan, dalam menyalurkan bantuan berupa beras tersebut, pihaknya dibantu oleh Kepolisian Resor (Polres) Kabupaten Melawi dan Pasukan Amal Saleh (Paskas) Kabupaten Melawi.
“Pemuda maupun pemudi Islam yang sudah bergabung dengan gerakan ini sebanyak 35 orang. Kita juga bersama Polres Kabupaten Melawi, Paskas Kabupaten Melawi, dan Paguyuban Kota Wali Demak (PKWD) Kabupaten Melawi bersama-sama menyalurkan bantuan beras ini,” katanya.
Sementara itu, Ketua Paskas Kabupaten Melawi, Obby Maddin Putra menerangkan, saat ini penyaluran program Gerakan Infak Beras masih difokuskan pada santri dan kaum duafa di Kabupaten Melawi. Sejak pandemi Covid-19 datang, kalangan menengah ke bawah menjadi yang paling terkena dampak.
“Mudah-mudahan ke depannya bisa menjangkau lebih luas lagi dan bisa menjangkau ke wilayah kabupaten di sekitarnya seiring dengan bertambahnya orang-orang baik yang menginfakkan hartanya untuk kepentingan bersama,” kata Penyuluh Agama Islam Non PNS Kabupaten Melawi itu.
(Rendi)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



