Jakarta, Bimas Islam -- Kementerian Agama (Kemenag) telah menggelar Seleksi Imam Masjid Untuk Uni Emirat Arab (UEA) 2023 tahap ketiga, Sabtu hingga Senin (20-22/5/2023) di Jakarta. Tahap ketiga ini merupakan tahap terakhir dari seluruh rangkaian seleksi. Di tahap ini, para peserta diwawancarai oleh tiga syekh dari UEA.
“Rangkaian seleksi imam masjid untuk UEA tahun ini telah berjalan lancar dan sukses. Seleksi bertahap cukup ketat, melibatkan banyak pihak, semoga menghasilkan para imam terbaik,” ujar Kasubdit Kemasjidan, Ditjen Bimas Islam, Kementerian Agama, Akmal Salim Ruhana, Senin (22/5/2023).
Akmal mengatakan, para peserta memiliki keseriusan dan kegigihan. Peserta juga telah mengerahkan upaya terbaiknya, mulai dari proses seleksi administrasi, wawancara online, hingga wawancara tatap muka dengan tiga syekh dari UEA.
Tahap wawancara ini diikuti 114 peserta, yang terdiri dari 107 peserta secara langsung, dan tujuh peserta yang akan melakukan seleksi susulan secara daring. Ada pula satu peserta yang mengundurkan diri.
“Saya mendapat testimoni dari Ketua Tim Juri UEA, Syekh Talib, bahwa peserta dan seleksi tahun ini lebih baik. Mereka senang dengan banyaknya calon yang bagus-bagus suaranya, hafalannya, dan akhlaknya,” ucapnya.
Perlu diketahui, kelulusan peserta Seleksi Imam Masjid untuk UEA ini akan diumumkan pada 30 Mei 2023 melalui website dan media sosial resmi Bimas Islam. Sebelum diberangkatkan ke UEA, para calon imam akan diberi pembekalan oleh Kemenag.
Fn/Mr



