Banyumas, Bimas Islam --- Puluhan pria dan wanita lanjut usia (Lansia) tampak duduk rapi di Pusat Layanan Sosial Lanjut Usia Kabupaten Banyumas. Setiap dua pekan, mereka menunggu giliran membaca Iqro' yang dibimbing langsung Penyuluh Agama Islam KUA Banyumas, Kabupaten Banyumas.
Agus, salah satu lansia berusia 78 tahun, tampak bersemangat. Dibimbing Penyuluh Agama Islam KUA Banyumas, Faidus Sa'ad, Agus tak lelah mengeja meski terbata.
"Intinya sabar. Umumnya bapak dan ibu di sini kesusahan, tapi semangat belajarnya sangat tinggi. Kami yang mengajar pun jadi ikut bersemangat," kata Faidus di Banyumas, Selasa (9/8/22).
Agus, kisah Faidus, baru masuk Islam pada Ramadan 1443 hijriah. Sejak saat itu, Agus terus belajar membaca huruf Al-Qur'an. "Alhamdulillah sudah sampai huruf Shod," tambahnya.
Sebagai Penyuluh Agama Islam, Faidus berserta 8 rekannya mengaku bersemangat. Apalagi, memberikan pengajaran di Panti Lansia meneguhkan spirit Revitalisasi KUA yang tidak hanya melayani pencatatan nikah tetapi juga secara aktif memberikan layanan kegamaan kepada masyarakat.
"Kita terus optimalkan ikhtiar. Soal hasil, Allah Yang Maha Menentukan. Kami percaya dengan hadis Nabi yang menyatakan, sebaik-baik kalian adalah yang belajar dan mengajar Al-Qur'an," tambahnya.
Dalam memberikan bimbingan membaca Al-Qur'an, Faidus juga tidak menetapkan target. "Asal mereka mau belajar, kami sudah sangat bahagia," pungkasnya.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



