Melawi, Bimas Islam --- Penyuluh Agama Islam di Kantor Kemenag Melawi, Nurlaili Muhajir menyalurkan santunan kepada 25 keluarga tak mampu. Santunan tersebut diberikan dalam rangka memupuk semangat menyambut tahun baru Islam 1443 H.
“Meski tahun baru Islam 1443 H sudah lewat beberapa hari yang lalu, tetapi kita ingin tetap semangat melakukan kebaikan. Semangat itu kita curahkan dengan memberikan santuan kepada 25 keluarga tak mampu dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan,” ujar Nurlaili di Melawi kepada bimasislam via pesan WhatsApp, Rabu (18/8).
Penyuluh Agama Islam non PNS ini mengatakan, santuan tersebut berupa paket sembako yang sumber pembiayaannya berasal dari para jemaah Majlis Taklim Mudzakirin Desa Paal, Kecamatan Nanga Pinoh, yang menjadi binaannya.
“Kami memiliki program Sehari Sedekah Seribu atau S3. Sementara santunan untuk duafa ini terkumpul dalam tujuh hari dari tempat binaan yang kemudian segera kami salurkan kepada masyarakat yang membutuhkan,” tuturnya.
Menurut Nurlaili, program S3 menjadi salah satu upaya menggali potensi ekonomi umat di wilayah Melawi. Sebab, kata dia, potensi besar umat Islam harus bisa dihimpun dan dikelola dengan baik agar manfaatnya bisa dirasakan banyak orang.
“Gerakan ini dilaksanakan mengingat potensi besar yang dimiliki umat Islam, sekiranya dapat dihimpun dan dikelola secara profesional akan menjadi sumber kekuatan dalam pemberdayaan dana umat,” ujarnya.
“Potensi ekonomi umat yang dikelola secara profesional tersebut juga demi kemajuan umat Islam itu sendiri, terutama di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang ini. Manfaatnya akan sangat dirasakan, terutama bagi kaum duafa,” kata Nurlaili.
(Rendi)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



