Kota Tegal, Bimas Islam --- Usai memasuki tiga ruang sederhana di Taman Baca (TB) Syakila Kerti yang terletak tepat di tengah Terminal Kota Tegal, Jawa Tengah, Direktur Penerangan Agama Islam (Penais) Kemenag, Syamsul Bahri berdiri tegak dengan pandangan menerawang. Ada berkas berkaca-kaca di mata pria kelahiran Negara, Bali ini.
"Semoga ini menjadi jariah dan bekal hidup untuk kehidupan yang abadi di akhirat. Kebaikan yang tulus mengajak manusia ke jalan Allah dengan hikmah, pendidikan, dan dialog yang baik," kata Syamsul, agak terbata.
Syamsul baru saja menyaksikan langsung bagaimana kinerja Penyuluh Agama Islam Kemenag, Darsiti yang saban Jumat mengajar agama dan menulis di TB. Syakila Kerti yang didirikan oleh Yusqon. Suguhan Asmaul Husna yang meluncur tulus dari lisan kaum marginal murid Darsiti tampaknya memberikan bekas mendalam di nurani Syamsul.
"Ini bukti hadirnya Penyuluh di tengah masyarakat. Ini menunjukkan hadirnya Kemenag untuk mengajak manusia memahami agama dengan baik dan benar," tambahnya.
Salah satu warga TB. Syakila Kerti, Sri mengakui apa yang dikatakan Syamsul. Wanita dengan disabilitas daksa iniawalnya tak bisa apa-apa. Sri rutin belajar bersama Darsiti hingga mampu membaca aksara Al-Qur'an dan mendirikan salat.
"Dari tidak bisa salat menjadi bisa salat. Dari tidak bisa komunikasi dengan baik menjadi bisa bersosial. Diajarkan satu demi satu dengan penuh kesabaran dan cinta," tambah Syamsul.
Bagi Darsiti, kehadiran Syamsul yang didampingi Kasubdit Kemitraan Umat Islam, Ali Sibromalisi, Kepala Seksi Kemitraan Lembaga Dakwah dan Majelis Taklim, Zaini Anton Riyadi, dan Kasubag TU Direktorat Penais, Mohammad Nakip, merupakan berkah.
"Ya Allah... Saya kaget. Tidak menyangka dengan kehadiran Pak Direktur. Tentu sangat bahagia. Tak bisa berkata-kata," ungkap Darsiti dengan logat khas warga Tegal.
Meski singkat, raut muka Darsiti tak kuasa menyembunyikan perasaan bahagia yang dialami. Apalagi Kepala Kantor Kemenag Kota Tegal, Akhmad Farhan dan Kepala Seksi Bimas Islam Kankemenag Kota Tegal, Hadi Mulyono turut mendampingi kunjungan mendadak Syamsul.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



