Wonosobo, Bimas Islam --- Sukinah melangkah tegap menuju Aula KUA Selomerto, Wonosobo, belum lama ini. Bersama dengan empat pedagang kaki lima lainnya, Sukinah tampak tersenyum.
"Alhamdulillah, sangat senang. Terima kasih kepada KUA dan semua yang telah membantu," ungkap Sukinah di Selomerto, Sabtu (6/8/22).
Sukinah merupakan pedagang jajan di Desa Petrowijayan, Kecamatan Selomerto. Wanita ini merupakan salah satu penerima bantuan modal usaha yang diinisiasi Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kankemenag Wonosobo.
"Iya, senang dan bersyukur. Karena tidak hanya mendapatkan bantuan uang, tetapi juga mendapatkan bimbingan dan pengawasan usaha," tambahnya.
Senada dengan Sukinah, Solichin sang penjual jamu pun tampak sumringah. Meski bantuan zakat produktif yang diterima hanya senilai 1 juta rupiah, dana itu cukup untuk menyuntikkan semangat baru dalam usaha yang dijalaninya.
Dikonfirmasi terpisah, Kepala KUA Selomerto, Sarif Hidayat menjelaskan, lima warga Selomerto tersebut merupakan penerima bantuan zakat produktif dari UPZ Kankemenag Wonosobo. Pembagian kali ini merupakan yang kedua.
"Di KUA Selomerto, satu tahun 4 kali pembagian. Setiap pembagian sebanyak 5 orang. Jadi total 20 juta dalam setahun untuk 20 orang," terang Taufik.
Adapun penerima bantuan tahap kedua di KUA Selomerto adalah:
1. Sukinah, Desa Petrowijayan (Pedagang Jajanan),
2. Eka Dwi, Desa Ngadimulyo (Pedagang Kelontong),
<
3. Kunjono, Desa Sumberwulan (Pedagang Cimol),
4. Solichin, Desa Semayu (Pedagang Jamu),
5. Sri Sukarni, Desa Petrowijayan (Pedagang Telor Asin).
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



