Cilacap, Bimas Islam --- Untung (56) tampak sibuk melayani puluhan tamu di Angkringan Moderasi Beragama (Moga) di Kawasan Wisata Religi Srandil, Cilacap, Rabu (18/5/22) malam. Pria 6 anak ini terlihat sumringah dan ramah memenuhi pesanan pembeli yang sebagian besar berusia paruh baya.
"Alhamdulillah sangat bersyukur mendapatkan bantuan modal hingga bisa berdagang angkringan," katanya sembari tersenyum.
Selain modal usaha, Untung juga dibantu mengatur dekorasi angkringannya. Sejumlah poster sosialisasi Moderasi Beragama dipajang rapi di bangunan yang difungsikan sebagai tempat duduk pembeli.
Angkringan Moga Srandil, lanjut Untung, sempat mencapai puncak omzet pada Ramadan 2022 lalu. Gelombang kunjungan peziarah di Kawasan Religi Srandil merupakan berkah bagi Untung.
"Omzet paling besar saat Ramadan. Meski hanya dibuka malam hari melayani berbuka puasa dan sahur pernah sampai 500 ribu rupiah dalam sehari," terangnya.
Di Angkringan Moga Srandil masyarakat lintas agama berkumpul dan bercengkerama dalam obrolan hangat. Ditingkahi aroma wangi bunga dari Kawasan Religi Srandil, nuansa kerukunan terasa indah menghiasi langit Cilacap.
"Tidak hanya bapak-bapak, Angkringan Moga Srandil juga didatangi generasi milenial. Mereka datang, berkumpul, dan berdialog di angkringan," ungkap Ketua Kelompok Kerja Penyuluh (Pokjaluh) Kabupaten Cilacap, Anwaruddin.
Sebagai informasi, Angkringan Moderasi Beragama merupakan sinergi antara Kankemenag, Pokjaluh, Forum Komunikasi Penyuluh Agama Islam, BAZNAS, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Unit Pengumpul Zakat (UPZ), Gusdurian, GP Ansor, dan Kawasan Industri Cilacap (KIC) yang memberikan modal usaha berupa angkringan sebagai pusat sosialisasi Moderasi Beragama kepada masyarakat.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



