Jakarta, Bimas Islam -- Dirjen Bimas Islam Kemenag, Kamaruddin Amin menegaskan, program dan layanan Ditjen Bimas Islam tahun 2023 harus semakin berkualitas. Hal ini ditegaskan Dirjen saat Serah Terima Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Ditjen Bimas Islam Tahun Anggaran (TA) 2023.
"Saya minta untuk dilihat lagi program tahun 2022, sehingga tahun 2023 bisa langsung disisir apa saja program yang diutamakan. Tahun 2023 program harus semakin berkualitas," ujar Dirjen di Hotel Millennium, Jakarta, Selasa (13/12).
Dirjen mengatakan, pada Juli 2023, serapan anggaran untuk peningkatan kualitas program dan layanan harus mencapai 70 persen. Target tersebut, ungkapnya, merupakan arahan langsung dari Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas.
"Arahan Gus Menteri adalah bahwa bulan tujuh (Juli) tahun 2023 serapan kita minimal 70 persen. Itu target yang harus kita capai. Target serapan anggaran bukan hanya tercapai, tapi juga disertai program berkualitas," kata Guru Besar UIN Alauddin Makassar ini.
Meski banyak pihak menyebut tahun 2023 lebih berat tantangannya, Dirjen mengajak jajarannya untuk bekerja sama menghadapi tantangan yang telah diprediksikan. "Langkah antisipatif harus tetap kita lakukan secara tepat. Jadi, mari bersama-sama segera mengambil langkah-langkah yang kita butuhkan untuk menghadapi tantangan di tahun 2023 itu," tandasnya.
Hadir, Plt Sesditjen Bimas Islam M. Adib Machrus, Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Adib, Direktur Penerangan Agama Islam Ahmad Zayadi, serta Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Tarmizi Tohor. Hadir pula Kepala UPQ Jamaluddin Marki, Sekretaris BAZNAS Muchlis M. Hanafi, serta para pejabat eselon III dan IV di lingkungan Ditjen Bimas Islam.
(Rendi)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



