Badung, Bimas Islam --- Subdit Bina Kepenghuluan Direktorat Bina KUA dan Keluarga Sakinah Ditjen Bimas Islam Kemenag menyelenggarakan Temu Konsultasi Penghulu Ahli Madya di Bali. Kegiatan yang dilaksanakan di Hotel Aston Kuta, Badung, Bali pada Rabu-Jumat (27-29/7/22) merupakan sarana menyerap aspirasi Penghulu berbagai daerah dalam meningkatkan layanan masyarakat.
"Layanan keagamaan di KUA menjadi primadona sehingga masyarakat menjalani keberagamaan dengan prinsip persatuan dan kesatuan. Dalam memberikan layanan, Penghulu memegang teguh komitmen yang baik sehingga tidak ada pembedaan dalam memberikan layanan," ungkap Subkoordinator Bina Kepenghuluan Wilayah III, Ari Pujiatno di Badung, Rabu (27/7/22) malam.
Ari menambahkan, memberikan layanan keagamaan tanpa diskriminasi merupakan spirit moderasi beragama yang diwujudkan dalam revitalisasi KUA. Ia menegaskan, KUA diharapkan menjadi perekat Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
"Kegiatan ini juga menjadi sarana pembinaan dan pelestarian konsep kebhinekaan bagi Penghulu dalam menjunjung persatuan dan menghindari perpecahan," tambahnya.
Hadir dalam kegiatan ini, Kasubdit Bina Kepenghuluan, Anwar Sa'adi, Subkoordinator Seksi Bina Kepenghuluan Wilayah I, Insan Khoirul Qolbi, dan Subkoordinator Bina Kepenghuluan Wilayah II, Makhzaini.
Kegiatan yang diikuti 60 Penghulu Ahli Madya dari 19 provinsi ini juga dihadiri Kabid Haji dan Bimas Islam Kanwil Kemenag Provinsi Bali, Abu Siri. Hadir sebagai narasumber, Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah, Adib dan Asisten Deputi Perancangan Jabatan, Perencanaan, dan Pengadaaan Sumber Daya Manusia Aparatur KemenpanRB, Aba Subagja.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



