Jakarta, Bimas Islam -- Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dihadapkan pada tantangan radikalisme dan intoleransi.
Karenanya, Kementerian Agama melalui Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Ditjen Bimas Islam) berupaya mempromosikan nilai-nilai perdamaian, toleransi, dan moderasi beragama kepada seluruh lapisan masyarakat Indonesia melalui pembentukan Kampung Moderasi Beragama (KMB).
Hingga saat ini, Ditjen Bimas Islam telah menghasilkan 1.000 KMB dari 2.563 Rintisan KMB di tanah air.
"Inisiasi yang luar biasa dari Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam dalam program yang menghasilkan 1.000 KMB dari 2.563 Rintisan KMB," ungkap Wakil Menteri Agama, Saiful Rahmat Dasuki, Rabu (26/7/2023), mewakili Menteri Agama dalam acara Launching KMB di Jakarta.
"Peluncuran ini merupakan nyawa dari gerakan kita, dorongan yang meresap ke dalam diri setiap individu untuk terjun ke dalam gerakan moderasi ini, kita akan mengumumkan keberadaan Kampung Moderasi Beragama dengan tangguh dan berani," tambahnya.
Menurutnya, momen peluncuran ini bukan hanya sekadar ritual terencana, melainkan sebagai momentum yang dapat mencetuskan perubahan nyata bagi bangsa dan negara.
Hadir dalam kegiatan itu, Alissa Wahid, Pejabat Eselon I dan II di lingkungan Kementerian Agama RI, Dirjen Bimas Islam, Dirjen Bimas Kristen, Dirjen Bimas Hindu, Dirjen Bimas Buddha, Dirjen Bimas Katolik, Kapusbimdik Konghucu, serta Kakanwil Kemenag Provinsi se-Indonesia.
Msk/Mr
*Fotografer: Shanry F. Nanere
*Fotografer: Shanry F. Nanere



