Medan, Bimas Islam --- Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menerapkan kurikulum dalam setiap training center (TC) bagi calon peserta Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) di berbagai jenjang. Kurikulum ini bertujuan untuk mengoptimalkan potensi para qari/qariah saat bermusabaqah.
"Kita punya kurikulum khusus yang diberikan kepada qari, hafiz, dan semua calon peserta yang akan mengikuti musabaqah," ungkap Ketua Harian LPTQ Sumut, Ikhwan Lubis melalui pesan tertulis kepada bimasislam, Kamis (6/1/22).
"Isi kurikulumnya, antara lain: ilmu khusus terkait Al-Qur'an dan hadis, psikologi, emotional spiritual quotient (ESQ), dan sejumlah latihan fisik," tambahnya.
Para calon peserta ini, tambah Ikhwan, diberi tempat khusus dan memiliki jadwal kegiatan sejak bangun tidur, waktu berlatih, hingga tidur kembali.
"Kita menerapkan kedisiplinan kepada para calon peserta. Karena kedisiplinan merupakan kunci keberhasilan," tambahnya.
Menurut Ikhwan, kemampuan teknis terkait tajwid dan kefasihan bukanlah satu-satunya faktor yang membuat seorang menjadi juara musabaqah.
"Mental juga sangat penting. Sehingga kita hadirkan psikolog dan kita berikan pelatihan emotional serta spiritual agar mental peserta prima," ujarnya.
Ikhwan menambahkan, kurikulum ini terbukti efektif. Dalam 3 tahun terakhir, kafilah Sumut berhasil mendapatkan posisi 5 besar dalam tiap Musabaqah Tilawatil Qur'an dan Hadis Tingkat Nasional.
"Pada Seleksi Tilawatil Qur'an dan Hadis Nasional di Sofifi, Malut tahun 2021 kafilah Sumut mendapat peringkat 3," pungkas Ikhwan.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



