Jakarta, Bimas Islam --- Sekretaris Ditjen Bimas Islam, M. Fuad Nasar mengapresiasi maraknya ibadah sosial di bulan Ramadan, mulai dari kampanye gerakan cinta zakat dalam skala nasional, pendistribusian zakat, kegiatan menyantuni kaum duafa, yatim piatu, pemulung, paket buka puasa untuk warga kurang mampu dan sebagainya, yang digerakkan oleh banyak lembaga dan perkumpulan di masyarakat.
"Fenomena tersebut membuka mata hati kita bahwa masih banyak rongga-rongga kemiskinan menganga dalam masyarakat, dimana dibutuhkan keberpihakan, keterlibatan banyak pihak, dan tanggung jawab bersama untuk mengatasinya lebih daripada sekadar belas kasihan," papar Fuad dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (19/4).
Fuad menjelaskan ajaran Islam menekankan ilmu, harta, dan kekuasaan/jabatan adalah amanah yang akan dihisab di akhirat. Oleh karena itu, semestinya amanah tersebut digunakan sebagai sarana untuk beramal saleh, menegakkan keadilan, dan menghadirkan sebanyak-banyaknya kemaslahatan di tengah masyarakat.
"Salah satu hikmah ibadah puasa Ramadan adalah mengasah kepekaan sosial sebagai muslim. Umat Islam tidak cukup hanya memiliki kepekaan susila, tetapi perlu memiliki kepekaan sosial dalam menimbang nasib dan penderitaan sesama," imbuhnya.
Ibadah puasa, lanjut Fuad, menanamkan sikap menahan diri (imsak) sesuai ketentuan yang ditetapkan dalam Islam. Menahan diri dari menikmati kekayaan secara berlebih-lebihan agar tidak menimbulkan kecemburuan sosial dan sebaliknya berlomba dalam amal sosial, termasuk sikap hidup muslim yang terpuji.
"Nilai-nilai ketakwaan sebagai muslim dalam beragama harus diupayakan memberi resonansi pada kesejahteraan dan keadilan sosial di dalam kehidupan kebangsaan," lanjutnya.
Fuad menambahkan umat beragama yang menjiwai ajaran agamanya dan setia dengan ideologi Pancasila tidak akan merasa bahagia di atas penderitaan sesamanya.
"Ajaran agama, khususnya Islam, mengajarkan keseimbangan hablum minallah dan hablum minannas dalam segala urusan," tutupnya.
(Boy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



