Jakarta, Bimas Islam --- Sekretaris Ditjen Bimas Islam, M. Fuad Nasar menyampaikan, akhlak menentukan kualitas SDM dan mewujudkan bangsa yang unggul. Hal ini disampaikannya saat mengisi kajian webinar bertema Akhlak yang diselenggarakan oleh Pusat Dakwah dan Perbaikan Akhlak Bangsa (PDPAB) MUI bekerja sama dengan BAZNAS, Minggu (22/8).
Fuad yang juga anggota pengurus PDPAB MUI Pusat menekankan pentingnya semua elemen bangsa bahu-membahu dalam menanggulangi dekadensi moral dan kemerosotan akhlak bangsa serta meningkatkan mutu akhlak pribadi dan akhlak sosial, termasuk akhlak penyelenggara negara. Menurutnya, ada empat ekosistem pembinaan akhlak yang harus bersinergi yaitu: keluarga, sekolah, masjid dan masyarakat.
“Umat Islam dan seluruh komponen bangsa harus memberi perhatian besar terhadap permasalahan akhlak ini,” ujar Fuad.
Fuad memaparkan, membangun kemuliaan akhlak mulia merupakan tema sentral risalah Islam yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW, setelah menanamkan keyakinan tauhid.
"Di dalam Al-Qur'an terdapat sekitar 1.500 ayat yang berbicara tentang akhlak, atau dua setengah kali lebih banyak dari jumlah ayat-ayat tentang hukum. Akhlak dalam Islam bersifat universal karena bersumber dari Al-Qur'an dan sunah, tidak tergantung pada pandangan masyarakat," lanjutnya.
Fuad menambahkan, kesuksesan dan kebahagiaan hidup manusia tidak sepenuhnya bergantung pada kecerdasan dan ilmu pengetahuan, tetapi sebagian besar ditentukan oleh sifat-sifat kepribadian, terutama akhlak dalam hubungan dengan sesama manusia.
Menurut Fuad Nasar, akhlak itu mahkota kemanusiaan. Suatu bangsa akan tertinggal dalam kompetisi dengan bangsa lain merebut kemajuan sekiranya akhlak yang tidak baik, seperti ketidakjujuran, tidak amanah, korupsi, sogok/suap, kolusi dan moral hazard lainnya melekat pada sebagian sumber daya manusianya.
"Seseorang yang pintar, hebat dan berpengetahuan tinggi, tetapi akhlaknya rendah, akan dijauhi dalam pergaulan, tidak mendapat pertemanan sejati dan simpati yang murni dari orang lain," tutupnya.
(Boy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



