Jakarta, Bimas Islam --- Pesatnya perkembangan teknologi informasi berbasis digital dalam beberapa tahun terakhir. Mendorong Kementerian Agama melakukan inovasi dalam menyampaikan pesan-pesan keagamaan kepada masyarakat.
Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Ditjen Bimas Islam, M. Fuad Nasar yang mengatakan bahwa perkembangan zaman yang begitu pesat, harus diimbangi dengan inovasi sesuai konteks kekinian di masyarakat.
"Tidak mesti terkait dalam bentuk-bentuk yang formal dan konvensional, tetapi juga menyampaikan sesuatu secara tidak langsung tetapi justru sesuai dengan apa yang kita kehendaki," papar Fuad, pada Senin (22/2).
Namun menurutnya, masyarakat juga harus diberikan pengarahan sesuai dengan apa yang disampaikan, karena di era keterbukaan informasi seperti saat ini, banyak terjadi kekeliruan pemahaman sehingga melenceng dari tujuan mereka.
"Jangan membiarkan masyarakat kita mengalami disorientasi dalam perkembangannya. Kita menginginkan masyarakat berkembang secara dinamis tapi tetap tidak tercabut dari akar-akar keagamaan," imbuhnya.
Fuad mencontohkan dirinya juga kerap membagikan informasi melalui media sosial tentang hal-hal yang sesuai dengan keahliannya. Seperti filantropi, ekonomi syariah, dan sejarah keagamaan yang mendapatkan respon cukup baik dari para follower-nya.
(Boy)
Editor: Sigit
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Penjelasan Kemenag tentang Program Wakaf Saham Masjid Istiqlal
Jakarta, Bimas Islam --- Penyataan Menteri Agama Nasaruddin Umar terkait Masjid Istiqlal, Wakaf Tunai, dan Bursa Efek Indonesia mendapat perhatian yang luas…



