Depok, Bimas Islam --- Sekretaris Ditjen Bimas Islam, M. Fuad Nasar mendorong Unit Percetakan Al-Qur’an (UPQ) Kementerian Agama dapat melakukan fungsi-fungsi diplomasi dengan memperkenalkan mushaf Al-Qur’an cetakan Indonesia kepada dunia Islam internasional.
Hal ini disampaikan oleh dirinya saat membuka acara rapat penataan regulasi tentang Penyusunan Petunjuk Teknis Pendistribusian Produk Cetak Unit Percetakan Al-Qur’an yang diselenggarakan oleh Bagian Organisasi, Kepegawaian, dan Hukum (OKH), bertempat di Hotel Bumi Wiyata, Depok, Jumat (30/4).
"Artinya tamu-tamu negara, baik dalam acara seminar, kunjungan kerja, persahabatan, dan sebagainya, bisa memperkenalkan UPQ ini kepada tamu-tamu kita dalam bentuk produk fisiknya," tutur Fuad.
Fuad berpendapat bagi kalangan terpelajar seperti para diplomat, atau mahasiswa dari luar negeri lebih menyukai apabila diberikan cendera mata dalam bentuk fisik dan barang, dibandingkan hanya memberikan souvenir dalam bentuk plakat.
"Bahkan tidak sedikit orang yang mempunyai kegemaran mengoleksi Al-Qur’an dari berbagai negara. Seperti mantan Menteri Agama kita, Munawir Sjadzali yang mengoleksi sekian banyak mushaf Al-Qur’an dari berbagai negara," ungkapnya.
Fuad berharap mushaf Al-Qur’an yang dicetak oleh UPQ tidak kalah kualitasnya, serta daya tariknya sehingga membuat orang lebih tertarik dan lebih nyaman dan merasa meresapi makna dari mushaf Al-Qur’an.
"Karena kita tahu Al-Qur’an itu satu-satunya kitab suci yang paling banyak dibaca oleh seluruh orang di dunia, tidak ada satupun buku yang yang dihafal oleh milyaran orang di dunia sejak diturunkan sampai sekarang selain Al-Qur’an," tutupnya.
(Boy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



