Jakarta, Bimas Islam --- Sekretaris Ditjen Bimas Islam, M. Fuad Nasar mengimbau kepada seluruh orang tua agar mengawasi anak-anaknya dalam penggunaan gawai. Penggunaan gawai yang berlebihan akan memberikan pengaruh negatif bagi tumbuh kembang anak.
"Menurut data di suatu rumah sakit jiwa, ditemukan anak-anak yang harus ditangani psikiater karena ketergantungan terhadap gawainya. Ini tentu sangat berbahaya bagi perkembangan mereka," terang Fuad kepada tim pemberitaan Bimas Islam, Selasa (14/12/2021).
Tahun lalu Badan Kesehatan Dunia (WHO) bahkan menyebut bahwa kecanduan game adalah bentuk dari penyakit gangguan mental, sebagaimana tertuang dalam versi terbaru International Statistical Classification of Diseases (ICD) edisi yang ke-11.
Fuad menyampaikan, para orang tua semestinya turut mendampingi anak-anak mereka untuk dapat bermain bersama sehingga membuat ikatan batin semakin kuat. Anak-anak yang dekat dengan orang tuanya, akan mempunyai kesehatan mental dan jiwa yang lebih baik.
"Jangan sampai anak-anak kita mengalami ekses negatif penggunaan teknologi yang salah. Penggunaan gawai itu positif sebagai alat komunikasi dan informasi karena bisa mendekatkan yang jauh, namun juga bisa menjauhkan yang dekat. Untuk itu gawai harus digunakan secara bijaksana dan bertanggungjawab," lanjut Fuad.
Mengutip psikolog Unair, Dr. Dewi Retno Suminar, M.Si., mengatakan kecanduan memainkan gadget dapat menimbulkan sejumlah masalah psikologis, khususnya pada anak. Interaksi sosial anak terhambat dan merasa kesepian saat tidak menggunakan gadget merupakan beberapa gejala kecanduan gawai.
Fuad menambahkan, penggunaan teknologi informasi sudah menjadi sebuah kebutuhan bagi generasi saat ini. Namun interaksi sosial yang hangat dan harmonis dalam keluarga tetap tidak dapat tergantikan.
"Dengan terbentuknya pola komunikasi dalam keluarga yang genuine dan efektif, anak-anak akan lebih percaya diri dalam beraktivitas dan melahirkan generasi yang unggul," tutupnya.
(Boy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



