Jakarta, Bimas Islam --- Sekretaris Ditjen Bimas Islam, M. Fuad Nasar mendorong agar layanan di Kantor Urusan Agama (KUA) dapat lebih edukatif, khususnya menjawab isu-isu keagamaan yang sedang berkembang di masyarakat.
Hal ini disampaikan oleh dirinya saat menutup acara Bimbingan Teknis Standar Layanan Penyuluh Agama Islam Dukungan Program Revitalisasi KUA di Hotel Novotel Mangga Dua, Jakarta Utara, Kamis (22/4).
"Pelayanan di KUA bukan hanya semata-mata layanan administratif, tapi juga pelayanan di dalam memberikan edukasi kepada masyarakat, edukasi publik dalam dimensi dalam makna yang seluas-luasnya," ujar Fuad.
Fuad menginginkan agar seluruh sumber daya manusia yang berada di KUA dapat menjawab berbagai isu-isu baru yang sedang hangat di publik, serta memberikan jawaban atas berbagai pertanyaan masyarakat.
"KUA dapat melayani masyarakat melalui edukasi dalam memberikan bimbingan dan pencerahan pada masyarakat kita di dalam bidang keagamaan. Berkaitan juga dengan aspek-aspek lain yang terangkum dalam layanan KUA, perlu dikawal dengan sebaik-baiknya," imbuhnya.
Acara yang diselenggarakan oleh Direktorat Penerangan Agama Islam ini telah berlangsung sejak Senin (19/4) lalu, dibuka oleh Dirjen Bimas Islam, Kamaruddin Amin. Acara ini diikuti oleh para penyuluh dari enam KUA percontohan yakni KUA Banjarnegara, KUA Sewon, KUA Sidoarjo, KUA Ciawigebang, KUA Gunung Sugih, dan KUA Bringkanaya.
(Boy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



