Jakarta, Bimas Islam --- Sekretaris Ditjen Bimas Islam, M. Fuad Nasar mengatakan, inovasi dakwah agama Islam melalui film pendek memberikan efek positif bagi generasi muda. Hal ini disampaikan Fuad, saat menjadi narasumber secara virtual melalui aplikasi Zoom dalam acara webinar yang diselenggarakan Lembaga Sensor Film (LSF) bertajuk Film Bernuansa Agama dan Dakwah Digital Kaum Muda, Rabu (24/11/2021).
Fuad menyampaikan, Kementerian Agama telah melakukan inovasi dakwah melalui film pendek dengan tema pendidikan, kemandirian pesantren, pemberdayaan zakat dan wakaf, serta moderasi beragama. Hal ini memunculkan antusiasme yang cukup tinggi untuk kalangan anak muda.
"Dengan era saat ini, di mana perkembangan teknologi informasi yang sangat pesat, kreativitas kalangan muda menjadi cukup tinggi untuk menghadirkan karya film yang edukatif," tutur Fuad.
Fuad mengatakan, seluruh pihak mempunyai kepentingan bersama dalam membangun moral dan karakter bangsa. Menurutnya, film merupakan salah satu media yang cukup strategis dalam menjalankan fungsi tersebut.
"Memperkuat literasi keagamaan melalui film perlu dilakukan, karena menyesuaikan dengan tren masa kini dan _passion_ kaum muda yang selalu ingin mencoba hal-hal baru," imbuhnya.
Fuad menambahkan, media film menjadi sarana yang efektif dalam menyampaikan pesan-pesan keagamaan, karena otak manusia cenderung lebih kuat menangkap gambar dibandingkan suara dalam waktu bersamaan.
"Karena persepsi, kognisi, dan emosi manusia terbentuk dari apa yang dilihat, didengar, dibaca, dan dialami olehnya," tutup Fuad.
Acara ini turut menghadirkan sejumlah narasumber lainnya, yakni Rektor Universitas Al-Azhar Indonesia, Asep Saefuddin, Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid, Sekjen MUI, Amirsyah Tambunan, dan sutradara Hanung Bramantyo.
(Boy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



