Jakarta, Bimas Islam --- Sepekan bulan Ramadan telah dilewati oleh umat Islam yang mengisinya dengan berbagai kegiatan ibadah. Sekretaris Ditjen Bimas Islam, M. Fuad Nasar berharap agar semangat kesalehan beragama tidak cukup hanya selama bulan Ramadan, namun harus menjadi budaya di masyarakat.
"Menjadi pribadi yang saleh dan takwa tidak cukup hanya di atas sajadah salat dan selama Ramadan, tetapi juga di pasar, di kantor, di jalan raya, dimana pun dan kapan pun," ungkap Fuad dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (20/4).
Fuad mengatakan melalui ibadah puasa seorang muslim dilatih agar memiliki karakter kejujuran dan menghayati bahwa keberadaan seseorang diukur dari berapa banyak ia bermanfaat bagi orang lain.
"Keagungan bulan suci Ramadan yang menghadirkan kesyahduan beribadah juga perlu dijaga oleh seluruh umat Islam. Tidak boleh dinodai dengan hal-hal yang dapat mengurangi kemuliaan Islam," imbuhnya.
Fuad menambahkan suasana puasa Ramadan bukan sesuatu hal yang baru, namun sudah berabad-abad menyatu dengan kehidupan bangsa Indonesia sebagai bangsa muslim terbesar di dunia.
"Sekali lagi, kami mengajak semua kalangan untuk menghormati kemuliaan bulan suci Ramadan, dengan terus meningkatkan ketakwaan kita kepada Allah SWT," tutupnya.
(Boy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



