Jakarta, Bimas Islam --- Sekretaris Ditjen Bimas Islam mendorong agar masjid dapat memberikan kontribusi yang nyata bagi umat Islam, khususnya dalam rangka mengatasi sejumlah permasalahan sosial dan membantu pengentasan kemiskinan.
Menurut Fuad, masjid yang berfungsi secara paripurna bukan hanya sebagai sarana tempat beribadah kepada Allah, tetapi juga memberikan manfaat bagi jamaah dan masyarakat di sekitarnya.
"Begitulah profil masjid yang dicontohkan sejak di zaman Rasulullah dan para sahabatnya yang dilanjutkan oleh umat Islam dari masa ke masa. Ada kewajiban masyarakat untuk memakmurkan masjid, dan juga peran masjid untuk memakmurkan masyarakat," tegas Fuad kepada tim pemberitaan Bimas Islam, Senin (13/12/2021).
Fuad menyatakan, sejumlah persoalan kemiskinan dan masalah sosial kemanusiaan di lingkungan warga akan dapat teratasi jika peran masjid berjalan secara paripurna seperti yang telah dicontohkan pada masa Rasulullah SAW.
"Pengelolaan masjid secara amanah dan modern adalah bagian dari wajah dakwah Islam itu sendiri. Dakwah Islam pada prinsipnya harus mengubah umat menuju kondisi yang lebih baik," ujar Fuad.
Di sisi lain, Fuad mengaku tidak nyaman ketika melihat orang meminta sumbangan pembangunan masjid di pinggir jalan raya dengan mikrofon dan jala penangkap ikan untuk menampung sedekah dari setiap kendaraan yang lewat.
"Selain dari infak dan wakaf jamaah dan umat Islam yang mampu, sesungguhnya kita mempunyai lembaga-lembaga zakat dan wakaf yang bisa bekerja sama untuk pembiayaan pembangunan masjid tanpa harus minta-minta di jalan. Marwah masjid saya kira perlu kita jaga bersama," pungkasnya.
(Boy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



