Jakarta, Bimas Islam --- Sekretaris Ditjen Bimas Islam, M. Fuad Nasar mengatakan, keluarga sebagai unit terkecil dari kehidupan masyarakat merupakan fondasi dari kualitas suatu bangsa. Oleh sebab itu, membentuk ketahanan keluarga merupakan tanggung jawab seluruh pihak.
Fuad menyampaikan, ketahanan keluarga dapat menyangkut sejumlah aspek dan perspektif di dalamnya, seperti moral, sosial, pendidikan, ekonomi, dan kesehatan. Hal ini membuat perlunya sinergitas yang baik antar lembaga pemerintah terkait ketahanan keluarga.
"Dari Kementerian Agama, kita melakukan dengan kegiatan Bimbingan Perkawinan (Bimwin), di dalamnya tidak hanya dari perspektif agama, tapi juga dari sisi kesehatan, ekonomi, dan psikologi keluarga," terang Fuad saat dijumpai di Gedung Kementerian Agama, Jln MH Thamrin, Jakarta, Senin (1/11/2021).
Fuad meyakini, jika keluarga sebagai unit terkecil dari masyarakat mampu menghasilkan generasi penerus yang berkualitas, maka masa depan bangsa Indonesia akan mampu beradaptasi dengan baik dalam menghadapi setiap tantangan zaman.
"Karena para pemimpin yang baik akan lahir dari keluarga yang baik, maka membangun ketahanan keluarga membutuhkan sinergi dan kolaborasi semua pihak," lanjut Fuad.
Fuad menambahkan, membangun ketahanan keluarga agar menjadi suatu bangsa yang tangguh dan berkualitas juga harus dilakukan secara berkesinambungan, selain dukungan dan kolaborasi semua pemangku kepentingan.
(Boy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Dukung Keberlanjutan PaRD, Perkuat Kerja Sama Agama dan Pembangunan
Bangkok, Bimas Islam — Kementerian Agama (Kemenag) berkomitmen mendukung keberlanjutan International Partnership on Religion and Sustainable Development…



