Jakarta, Bimas Islam --- Organisasi remaja masjid mempunyai peran yang cukup strategis dalam pembinaan generasi muda muslim dan ketahanan keluarga. Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Ditjen Bimas Islam, M. Fuad Nasar dalam acara Silaturahim Kerja Nasional Lembaga Pengembangan dan Pembinaan Keluarga Sakinah (LPPKS) DPP Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI).
Mengawali sambutannya, Fuad mengapresiasi kiprah organisasi BKPRMI yang hadir menjadi payung dan wadah komunikasi bagi semua organisasi pemuda remaja masjid di tanah air.
"Sejarah mencatat organisasi pemuda remaja masjid Youth Islamic Study Club (YISC) Al Azhar adalah yang pertama di Indonesia berdiri 16 Mei 1971. BKPMI, sebagai cikal bakal BKPRMI kemudian hadir pada 3 September 1977 di masjid Istiqomah, Bandung dan kepengurusannya dilantik oleh Dr. K.H. E.Z. Muttaqien," jelas Fuad di Jakarta, Jumat (28/5).
Fuad menyampaikan upaya menanamkan nilai-nilai kesucian perkawinan dan tujuan pembentukan keluarga menurut ajaran Islam dan hukum negara dalam Undang-Undang Perkawinan haruslah dipandang sebagai bagian integral dari dakwah islamiyah dan pembinaan umat.
"Selain itu, edukasi publik perlu dimasifkan kepada setiap remaja usia nikah, calon pengantin dan pasangan suami-istri agar memahami tujuan luhur perkawinan serta memiliki resiliensi untuk mengatasi dan menyelesaikan masalah yang timbul di dalam perkawinan dan rumah tangga," imbuhnya.
Usai memberikan sambutan, Fuad membuka acara Silaknas LPPKS DPP BKPRMI. Hadir pula dalam acara tersebut, Ketua Umum BKPRMI Said Aldi Al Idrus, Kadis Pemuda dan Olahraga Pemprov DKI Jakarta Achmad Firdaus, dan Wakabaintelkam Polri Irjen Pol Suntana.
(Boy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag: Sulsel Berpeluang Jadi Pusat Pengembangan Ekonomi Syariah di Wilayah Timur Indonesia
Makassar, Bimas Islam — Sulawesi Selatan berpeluang menjadi pusat pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di wilayah timur Indonesia. Potensi tersebut…



