Jakarta, Bimas Islam --- Sekretaris Ditjen Bimas Islam, M. Fuad Nasar menyampaikan penerapan protokol kesehatan dalam menjalankan kegiatan ibadah ramadan tidak menyalahi prinsip keimanan pada takdir Allah Swt..
"Manusia tidak boleh berhenti berikhtiar, namun kita juga tidak boleh takabur dalam arti menganggap ikhtiar kita itu sudah segala-galanya," ungkap Fuad pada Selasa (13/4).
Selain menerapkan protokol kesehatan, Fuad menyebut vaksinasi yang sedang dijalankan pemerintah saat ini juga merupakan suatu upaya dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19.
"Tapi kita juga tidak boleh melupakan bahwa kekuasaan mutlak itu ada pada kehendak Allah SWT. Itu hal yang menjadi sikap mental sebagai manusia yang beriman," imbuhnya.
Menjalani ibadah Ramadan di tengah pandemi Covid-19 ini, lanjut Fuad, semestinya semakin meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan umat Islam. Karena banyak hikmah yang bisa dipetik dalam situasi sulit seperti saat ini.
"Bagaimana hubungan kita kepada sesama manusia harus semakin baik dan membersihkan diri kita dari hal-hal yang membuat kita jauh dari tugas dan misi kita sebagai hamba Allah di dunia," tutupnya.
(Boy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



