"Dalam selintas pengamatan saya, beliau adalah figur pejabat dan pimpinan daerah yang baik. Beliau memiliki atensi besar terhadap pembangunan bidang agama di Sumatera Barat yang terkenal dengan falsafah "Adat basandi syarak dan syarak basandi Kitabullah", baik semasa beliau menjadi Wakil Bupati dan Bupati Pesisir Selatan selama dua periode, maupun Wakil Gubernur Sumatera Barat periode 2016-2021," ujar Fuad kepada tim pemberitaan Bimas Islam, Sabtu (28/8).
Menurut Fuad, kesuksesan Sumatera Barat sebagai tuan rumah penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional Ke-28 yang digelar pada bulan November 2020 lalu, atau yang kedua kalinya dalam sejarah MTQ Nasional, dan Sumbar tahun lalu meraih prestasi juara umum, tak bisa dilepaskan dari sinergi Kemenag dengan pemerintah daerah dan peran Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Provinsi Sumbar yang waktu itu dipimpin oleh Nasrul Abit selaku Wakil Gubernur Sumatera Barat.
Jelang pelaksanaan MTQ, lanjut Fuad, almarhum mengumpulkan Kepala Kantor Kementerian Agama, Kepala Dinas Kabupaten/Kota dan Kepala Sekolah se-Sumatera Barat untuk membahas persiapan kafilah MTQ tingkat nasional. Pemanggilan tersebut untuk membahas para pelajar yang mengikuti pelatihan Training Center (TC) dalam persiapan MTQ tingkat nasional tahun 2020, agar saat hari pelaksanaan mereka mendapatkan izin dari sekolahnya sehingga tidak ketinggalan pelajaran.
"Semoga almarhum husnul khatimah, diampuni segala kesalahannya, diterima semua amal ibadahnya dan mendapatkan tempat terbaik di haribaan Allah SWT," tutupnya.
(Boy)



