Malang, Bimas Islam --- Penyuluh Agama Islam (PAI) Kementerian Agama (Kemenag) berupaya berada di garda depan dalam berkontribusi kepada bangsa. Kontribusi ini diwujudkan dalam berbagai kegiatan yang manfaatnya langsung dirasakan masyarakat.
"Penyuluh Agama Islam Kecamatan Pagelaran Kabupaten Malang bekerja sama dengan Pengurus Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor dan Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (NU) beserta badan otonom NU lainnya menyelenggarakan kegiatan santunan paket sembako untuk para duafa," ungkap Ketua Kelompok Kerja Penyuluh (Pokjaluh) Agama Islam Jawa Timur, Syaifuddin Ma'arif kepada Bimas Islam, Rabu (10/3/21).
Syaifuddin menambahkan, beban hidup masyarakat semakin bertambah sejak pandemi Covid-19 melanda Indonesia. Dampak ekonomi, kesehatan, pendidikan bahkan budaya amat dirasakan oleh masyarakat
"Banyak orang yang penghasilannya berkurang bahkan kehilangan mata pencaharian. Mencari lapangan kerja yang baru bagi orang yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) juga tidak mudah," tambahnya.
Meski paket bantuan yang diberikan belum menjangkau seluruh masayarakat terdampak pandemi Covid-19, pihaknya berharap agar bantuan ini meringankan masyarakat.
"Sebanyak 200 paket sembako kami bagikan kepada warga kurang mampu. Semoga membantu meringankan beban saudara-saudara kita dan memberi kebahagiaan di tengah pandemi Covid-19 ini. Semoga ini bisa menumbuhkan rasa kepedulian di antara sesama warga," pungkasnya.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Penjelasan Kemenag tentang Program Wakaf Saham Masjid Istiqlal
Jakarta, Bimas Islam --- Penyataan Menteri Agama Nasaruddin Umar terkait Masjid Istiqlal, Wakaf Tunai, dan Bursa Efek Indonesia mendapat perhatian yang luas…



