Cibeureum, Bimas Islam --- Kasus positif Covid-19 maupun yang meninggal karena Covid-19 kembali merebak parah. Sebab itu, Kantor Urusan Agama (KUA) Cibeureum bekerja sama dengan Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Cibeureum melakukan safari ke pesantren di Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat.
Kepala KUA Cibeureum Irwan Ridwanullah mengatakan, tujuan safari ke pesantren tersebut, untuk mensosialisasikan penanganan Covid-19, dan juga Surat Edaran Menteri Agama, Nomor 15 Tahun 2021 tentang penerapan protokol kesehatan dalam penyelenggaraan Salat Iduladha 1442 H/2021 M dan pelaksanaan kurban di masa pandemi Covid-19.
“Karena memang Kecamatan Cibeureum memiliki banyak pesantren, kami mengantisipasi agar tidak terjadi lagi tingginya jumlah santri terkonfirmasi positif Covid-19 di lingkungan pesantren seperti tahun sebelumnya,” ujar Irwan saat dihubungi bimasislam di Cibeureum, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Senin (28/6).
Selain itu, lanjutnya, dalam penanganan Covid-19, KUA Cibeureum juga terlibat dalam menggerakkan pesantren tangguh dalam menanggulangi Covid-19.
“Salah satu percontohan pesantren tangguh adalah Pesantren Condong, Setianagara, Kecamatan Cibeureum. Secara sarana dan prasarana sangat representatif untuk dijadikan tempat karantina atau isolasi mandiri jika ada yang terinfeksi Covid-19,” paparnya.
Pesantren Condong, menurut Irwan, juga sudah lengkap dengan fasilitas klinik, ruang kamar dan gedung yang cukup baik. Sehingga ketika ada santri terkonfirmasi positif Covid-19 dapat diisolasi di gedung yang terdapat di lingkungan pesantren secara terpisah.
“Dengan begitu, kegiatan di dalam pesantren tetap dapat berjalan. Santri tidak perlu dipulangkan, apalagi memasuki masa libur di pesantren, jadi sebagian besar santri masih memilih bertahan di pesantren,” pungkasnya.
(Anty)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



