Medan, Bimas Islam --- Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) mengambil inspirasi dari para ulama pejuang kemerdekaan dalam melakukan pembinaan terhadap qari/qariah dan hafiz/hafizah. Hal ini seperti disampaikan Ketua LPTQ Sumut, Asren Nasution saat ditemui bimasislam di Kota Medan, Rabu (29/12/21).
"Semangat jihad, perjuangan, dan kesungguhan ulama kita dalam menggapai kemerdekaan merupakan salah satu inspirasi kami di LPTQ Sumut," ungkap Asren.
Para ulama pejuang kemerdekaan, lanjut Asren, merupakan sosok yang juga menghafal Al-Qur'an. "Para ulama kita di Medan dan seluruh Indonesia dahulu yang melawan penjajah juga seorang penghafal Al-Qur'an," tambahnya.
Selain daya juang, yang menjadi inspirasi LPTQ Sumut dalam melakukan pembinaan adalah kedisiplinan para ulama. Kedisiplinan menjadi faktor penting dalam mencapai keberhasilan.
"Coba dilihat, jam berapa dulu ulama kita bangun? Kemudian Salat Tahajud, membaca Al-Qur'an, dan seterusnya. Semuanya disipilin. Terukur waktu dan semua aktivitasnya," ungkapnya bersemangat.
"Misalnya Jenderal Soedirman. Sebelum menjadi Panglima Besar, Jenderal Soedirman ini seorang guru ngaji yang mengajarkan anak-anak cara membaca Al-Qur'an, salat, dan seterusnya. Inilah yang coba kita ambil sebagai inspirasi," pungkasnya penuh tenaga.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



