Banjarbaru, Bimas Islam - - Salah satu cabang paling bergengsi dalam kegiatan Musabaqah Tilawatil Qur`an (MTQ) Nasional XXIX Kalimantan Selatan adalah cabang Syarhil Quran yang diijuti 34 kafilah dari 34 provinsi.
Kafilah Kalimantan Selatan yang digawangi, Nurul Amira, Tanisa Azizah Fitria, Gusti Aisyah dan Nur khalisa dengan lantang menyuguhkan materi Syarhil Quran dengan tema Harmonisasi Nilai Agama dan Pancasila.
Ketiga gadis asal Banjarmasin dengan nomor urut tampil S-59, Minggu (16/10/22) berhasil memukau sebagian besar para penggembira MTQ Nasional XXIX yang hadir di aula BPSDM Provinsi Kalimantan Selatan.
Penampilan mereka dari pembukaan hingga penutupan Syarhil bisa di katakan sempurna dan lantang menyuarakan perdamaian dengan tema nilai agama dan pancasila.
"Pemilihan tema harmonisasi Nilai agama dan pancasila menjadi salah satu judul dari keempat opsi judul yang dipilihkan panitia pusat untuk di tampilkan di kategori putra dan putri cabang Syahril Quran,’’ ujar Nurul Amira kepada Tim Media MTQ Nasional XXIX.
Menurut Amira ini merupakan kali pertama pengalaman masuk kafilah Kalsel untuk cabang tersebut, bersama dengan temannya ia berharap proses penilaian yang masih berjalan bisa memberikan hasil yang memuaskan untuk bisa maju ke babak selanjutnya.
"Kami berharap kepada seluruh warga banua bisa memberikan dukungan dan doa agar kami bisa bertahan dan memberikan yang terbaik untuk Kalimantan Selatan,’’ harapnya.
Sementara Gusti Aisyah Nur khalisa mengemukakan pemilihan materi harmonisasi nilai agama dan pancasila merupakan materi yang lebih dikuasai dibanding materi lain.
Menurutnya, materi tersebut sarat dengan menyuarakan perdamaian dan kerukunan di tengah kemajemukan masyarakat Indonesia.
‘’Alhamdulillah pemilihan materi oleh juri, menurut kami sangat pas dengan yang sudah kami pelajari, tinggal saat ini menunggu hasil penilaian para juri, harap kami semoga kami di berikan yang terbaik,’’ ujarnya saat menjalani sesi foto dengan para pendukungnya di foto booth para peserta di venue BPSDM Provinsi Kalimantan Selatan.
(Kalsel.kemenag.go.id)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



