Jakarta, Bimas Islam -- Staf Khusus Menag Bidang Hubungan Antar-Kementerian/Lembaga, TNI-Polri, Kerukunan, dan Toleransi, Mohammad Nuruzzaman mendorong Majelis Dai Kebangsaan (MDK) aktif berdakwah di media sosial. Demikian disampaikan pria yang akrab disapa Bib Zaman dalam Rapat Kerja MDK Masa Bakti 2022-2025 di Jakarta, Rabu (26/10/22) malam.
"Dalam riset terbaru, generasi baru Muslim di Indonesia jumlahnya sebanyak 30,59 juta jiwa. Umumnya, mereka tinggal di kota (urban), kehidupannya masuk kelas menengah, dan milenial," ungkap Bib Zaman.
Generasi baru Muslim ini, sambung Bib Zaman, sangat melek teknologi dan menghabiskan banyak waktunya di media sosial. Fakta ini, imbuhnya, harus dilihat sebagai peluang dakwah.
"Mereka menghabiskan banyak waktunya di media sosial. Saya mengajak para dai di Majelis Dai Kebangsaan untuk menyampaikan dakwah di Instagram, Tiktok, Facebook, Youtube, dan semua platform media sosial," ajaknya.
Konten dakwah yang disampaikan di platform media sosial tersebut, tambah Bib Zaman, hendaknya dikemas dengan cara menarik. Ia mencontohkan, konten dakwah yang menarik, misalnya, cukup diberi sedikit teks namun mendalam, dilengkapi dengan gambar dan video.
"Ayo datangi dan dakwahi mereka melalui media sosial. Generasi baru Muslim ini memang akrab dengan teknologi, memiliki semangat beragama yang tinggi meski ilmunya masih rendah, modern, dan memiliki daya beli tinggi," pungkasnya.
Bib Zaman juga mengungkapkan, dakwah melalui media sosial efektif mencegah menjamurnya paham radikalisme dan terorisme. Ia menyatakan, paham ini kerap disampaikan melalui media sosial dan menyasar tiga golongan rentan, yaitu anak muda, kaum perempuan, dan masyarakat perkotaan.
(Pirman)



