Jakarta, Bimas Islam --- Staf Khusus Menteri Agama Bidang Hubungan Antar Kementerian/Lembaga, TNI-Polri, Kerukunan dan Toleransi, Mohammad Nuruzzaman mengapresiasi Lembaga Pengelola Zakat yang tanggap dengan kemajuan zaman.
“Ketanggapan Lembaga Pengelola Zakat menghadapi kemajuan zaman perlu diapresiasi. Ini terbukti dengan banyaknya pembayaran zakat digital yang disediakan,” kata lelaki yang akrab disapa Bib Zaman saat Webinar Expert Talk Vol. 4, Selasa (02/11).
Bib Zaman menyatakan, kehadiran digitalisasi zakat telah memudahkan masyarakat, terutama milenial dalam menunaikan zakat. Saat ini hampir 60 persen penduduk Indonesia didominasi milenial.
“Lembaga pengelola zakat sadar para milenial menghabiskan waktunya selama 9 jam per hari di dunia maya. Oleh karena itu kehadiran digitalisasi zakat sangat efektif bagi milenial,” ujarnya.
Dihubungi terpisah, Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama, Tarmizi Tohor mengatakan, digitalisasi zakat merupakan tuntutan zaman saat ini. Oleh karena itu, seluruh lembaga pengelola zakat harus siap bertransformasi sesuai perkembangan zaman.
“Lembaga pengelola zakat dapat berkolaborasi dengan penyedia layanan pembayaran elektronik seperti OVO, LinkAja Syariah dan lainnya,” tutup Direktur.
(Tommy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



