Jakarta, Bimas Islam --- Staf Khusus Menteri Agama Bidang Hubungan Antar Kementerian/Lembaga, TNI-Polri, Kerukunan dan Toleransi, Mohammad Nuruzzaman mendorong Kantor Urusan Agama (KUA) segera membentuk Unit Pengumpul Zakat (UPZ) untuk memberdayakan ekonomi masyarakat.
“KUA sebagai garda terdepan dalam hubungan dengan masyarakat harus hadir dengan suatu hal yang bermanfaat, salah satunya pemberdayaan ekonomi,” kata lelaki yang akrab disapa Bib Zaman saat menjadi narasumber Bimtek Pendamping Penyuluh KUA Percontohan Ekonomi Umat di Holiday Inn, Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (03/11) malam.
Bib Zaman berharap, pembentukan UPZ di KUA dapat mencegah masyarakat menyalurkan zakatnya ke lembaga zakat bermasalah. Bib Zaman mengatakan, Kasus penyalahgunaan dana zakat oleh lembaga bermasalah yang ramai beberapa waktu lalu semoga bisa dijadikan pelajaran bagi masyarakat.
“Kalau dana zakat disalurkan melalui UPZ di KUA dijamin akan dilakukan hal yang baik dan produktif dalam mengentaskan kemiskinan,” ujarnya.
Selain itu, Bib Zaman menyatakan, hadirnya program pemberdayaan ekonomi umat dapat mengembalikan peran KUA yang selama ini hanya dianggap sebagai kantor perkawinan.
“Sebagai kantor yang miliki peran penting, KUA harus hadir dengan program bermanfaat, salah satunya pemberdayaan ekonomi,” pungkasnya.
(Tommy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



