Jakarta, Bimas Islam --- Staf Khusus Menteri Agama Bidang Hubungan Antar Kementerian/Lembaga, TNI-Polri, Kerukunan dan Toleransi, Mohammad Nuruzzaman mendorong kepada lembaga pengelola zakat untuk dapat menggaet new muslim urban. Sejak Tahun 2020, ada fenomena menarik bernama new muslim urban, yaitu semangat keberagamaan tinggi namun pengetahuan agamanya rendah.
“New muslim urban adalah peluang bagi lembaga pengelola zakat dalam mencari muzaki baru,” kata lelaki yang akrab disapa Bib Zaman saat Webinar Expert Talk Vol. 4, Selasa (02/11).
Bib Zaman menjelaskan, ciri-ciri new muslim urban adalah milenial, dari sisi ekonomi masuk ke dalam kelas menengah, dan memiliki semangat agama yang tinggi dengan pengetahuan agama rendah. Tingginya semangat mereka sering disalahgunakan oleh komunitas tertentu dengan program yang belum jelas.
“Harusnya mereka (new muslim urban) dapat digaet dengan program-program dari Lembaga Pengelola Zakat,” ujarnya.
Oleh karena itu, Bib Zaman berharap Lembaga Pengelola Zakat segera melakukan edukasi yang menargetkan mereka. Melalui edukasi diharapkan new muslim urban bisa menjadi muzaki baru.
“Partisipasi mereka diharapkan dapat meningkatkan penghimpunan zakat nasional dan manfaatnya dapat dirasakan mustahik,” pungkasnya.
(Tommy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



