Jakarta, Bimas Islam – Perpustakaan masjid memiliki potensi besar sebagai pusat layanan pengetahuan masyarakat. Namun, pengelolaannya membutuhkan kolaborasi yang kuat. Staf Khusus Menteri Agama (Stafsus Menag), Farid Saenong, menegaskan pentingnya jejaring kerja sama untuk mengembangkan perpustakaan masjid yang relevan dan menarik bagi pengunjung.
"Pengalaman menunjukkan bahwa jaringan dan kolaborasi adalah kunci pengembangan perpustakaan masjid. Di Masjid Istiqlal, misalnya, kerja sama dengan Kedutaan Besar Amerika Serikat, Cina, dan Irak menghasilkan fasilitas seperti American Space dan China Space, yang didanai langsung oleh pihak kedutaan," ujar Farid dalam kegiatan FGD Kepustakaan Islam di Jakarta, Kamis (5/12/2024).
Menurutnya, inovasi seperti ini berhasil meningkatkan minat masyarakat untuk mengunjungi perpustakaan. "Setelah fasilitas itu dibuka, pengunjung lebih tertarik datang. Ini membuktikan pentingnya menyediakan fasilitas yang menarik dan sesuai kebutuhan masyarakat," tambahnya.
Farid juga menyoroti pentingnya spesifikasi koleksi untuk menarik minat pengunjung. "Perpustakaan masjid bisa menyediakan ruang baca nyaman atau bahkan kafe kecil untuk menambah daya tarik. Pengelola perlu lebih proaktif membangun jejaring dan kreativitas," jelasnya.
Ia menekankan, perpustakaan masjid harus dilihat sebagai layanan, bukan sumber keuntungan. "Sebagai layanan pengetahuan, perpustakaan masjid tidak seharusnya menghasilkan uang. Kementerian Agama dan pengelola harus memikirkan sumber dana yang dapat dialokasikan untuk pengembangannya," tegasnya.
Sementara itu, Guru Besar PTIQ, Darwis Hude, mengusulkan agar perpustakaan masjid menjadi pusat aktivitas komunitas. "Koleksi buku harus beragam, tidak hanya terkait ibadah, tetapi juga mencakup buku umum," ujarnya.
Darwis juga menekankan pentingnya pengalokasian anggaran bantuan masjid untuk pengembangan perpustakaan. "Anggaran harus mencakup penyediaan teknologi, manajemen yang baik, fasilitas yang layak, serta koleksi yang memenuhi standar," pungkasnya.
Perpustakaan Masjid Istiqlal menjadi contoh konkret bagaimana kolaborasi dan inovasi mampu mengubah perpustakaan masjid menjadi pusat pengetahuan modern yang diminati masyarakat.
Ba/Mr



