Jakarta, Bimas Islam -- Kehadiran Kementerian Agama melalui kanal-kanal di media sosial (medsos) mesti dimanfaatkan Penyuluh Agama Islam (PAI) milenial.
Hal itu disampaikan Staf Khusus Menteri Agama, Muhammad Nuruzzaman saat menjadi narasumber pada kegiatan Pembinaan PAI Millenial di Jakarta, Kamis (20/7/2023).
“Kemenag itu punya medsos. Beragam informasi tersaji. Kalian mesti memanfaatkan konten-konten keagamaan tersebut sebagai bahan baku untuk membuat konten,” paparnya.
PAI milenial, imbuhnya, mesti mengalokasikan energinya untuk memberi penyuluhan melalui media sosial.
“Masyarakat yang terkoneksi dengan internet itu sebanyak 90%. Karenanya, PAI milenial mesti hadir dan memberi penyuluhan di medsos,” ungkapnya.
Nuruzzaman mengajak PAI milenial konsisten memproduksi konten-konten keagamaan di media sosial.
“Kesetiaan dan konsistensi kalian membuat konten keagamaan sangat dibutuhkan saat ini. Kalian mesti menjadi tokoh, profil wajah Kemenag, dan menjadi percontohan bagi generasi kalian,” harapnya.
Wcp/Mr



