Jakarta, Bimas Islam --- Program Moderasi Beragama menjadi salah satu program prioritas yang dicanangkan oleh Kementerian Agama. Terkait hal tersebut, Staf Khusus Menteri Agama, Mohammad Nuruzzaman menegaskan, program moderasi beragama tidak hanya menyasar kepada umat Islam saja, melainkan kepada seluruh umat beragama di Indonesia.
"Yang dimoderasi itu adalah cara berpikir, bersikap, dan praktik keagamaan, bukan agamanya. Dan bukan hanya umat Islam saja, tapi juga Kristen, Katolik, Hindu, dan Buddha," papar Nuruzzaman dalam kegiatan Revitalisasi KUA melalui Program dan Layanan Bidang Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah di Hotel Mercure Ancol, Jakarta, Jumat (12/11/2021).
Nuruzzaman menyampaikan, pada saat ini Kementerian Agama sebagai leading sector program moderasi beragama juga telah melakukan pembinaan terhadap sejumlah perguruan tinggi keagamaan negeri.
"Karena perguruan tinggi keagamaan negeri yang berada di bawah naungan Kementerian Agama bukan hanya UIN dan IAIN saja, tapi juga ada Institut Agama Kristen Negeri, Sekolah Tinggi Agama Katolik Negeri, Institut Agama Hindu Negeri, dan Sekolah Tinggi Agama Buddha Negeri," terangnya.
Nuruzzaman menambahkan, program moderasi beragama merupakan konsep yang sesuai dengan kehidupan sosial masyarakat Indonesia yang sangat majemuk. Dengan pemahaman agama yang moderat, persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia akan terjaga dengan baik.
(Boy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Gemah Asri KUA Gedebage, Dirjen Bimas Islam Ajak Berubah Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik
Bandung, Bimas Islam == Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) terus mendorong percepatan transformasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik…



