Bandung, Bimas Islam -- Seleksi Tilawatil Qur’an dan Al-Hadits (STQH) ke XVIII Provinsi Jawa Barat resmi dibuka di Area Pusdai Kota Bandung, Minggu (8/5/2023).
Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawah dan Qur’an (LPTQ) Jawa Barat, Dedi Supandi mengatakan, perhelatan STQH Jawa Barat digelar pada 8 hingga 13 Mei 2023, menampilkan sebanyak 460 peserta dari empat cabang.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Barat, Ajam Mustajam dalam sambutannya mengatakan, peserta STQH merupakan generasi yang bukan hanya penghafal al-Qur'an, tetapi juga memahami dan mampu mengimplementasikan nilai-nilai Qur'ani dalam kehidupan.
“Peserta dari STQH adalah generasi muda yang tidak saja penghafal al-Qur'an, tetapi mampu memahami dan mengimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga tercipta generasi muda Qur'ani, hal tersebut selaras dengan visi Provinsi Jawa Barat, yaitu juara lahir batin dengan inovasi dan kolaborasi,” ujarnya.
Ia berharap, STQH Provinsi Jawa Barat ke XVIII menghasilkan para qari/qariah yang mampu meraih prestasi di kancah nasional. Menurutnya, STQH juga merupakan inspirasi konsep moderasi beragama.
“STQH merupakan salah satu upaya dalam mewujudkan keseimbangan hidup dan menjadi inspirasi konsep moderasi beragama. Bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi diharapkan mampu meningkatkan pemahaman terhadap al-Qur'an dan hadis di samping menjadi media syiar Islam. Inilah ciri sumber daya manusia yang unggul sesuai dengan nafas al-Qur'an,” ucap Kakanwil.
Terakhir, Ajam berpesan agar para peserta seleksi bersemangat menyebarkan nilai-nilai al-Qur'an dan hadis di masyarakat, bukan hanya semangat berkompetisi.
Peresmian STQH ke XVIII ini ditandai dengan penabuhan beduk oleh Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum didampingi Kakanwil Kemenag Jawa Barat. Acara ini juga dihadiri Ketua Komisi V DPRD Jawa Barat, Ketua Umum MUI Provinsi Jawa Barat, serta sejumlah pejabat daerah dan Kanwil Kemenag Jawa Barat.
Fn/Mr



