Jakarta, Bimas Islam --- Seleksi Tilawatil Qur'an dan Hadis (STQH) Nasional ke-26 akan dilaksanakan dengan protokol kesehatan ketat di Sofifi, Maluku Utara (Malut) pada 14-23 Oktober 2021 mendatang. Musabaqah dua tahunan ini diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan formalitas.
"Mohon doa dari masyarakat agar STQH Nasional ke-26 ini terhormat di mata manusia dan terhormat dalam penilaian Allah," ujar Direktur Penerangan Agama Islam Kemenag, Syamsul Bahri saat ditemui di ruang kerjanya, Jl. MH. Thamrin 6, Jakarta Pusat, Selasa (12/10/21).
Meski baru menjabat sebagai Direktur Penerangan Agama Islam sejak pertengahan Mei 2021 lalu, Syamsul mengaku bersemangat dan optimis dengan kesuksesan STQH Nasional ke-26 ini.
"Insyaallah STQH Nasional ke-26 lancar, aman, dan aura STQH ini penuh kebaikan," tambah mantan Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur ini.
Syamsul juga mengingatkan semua pihak yang terlibat agar menguatkan niat ibadah saat terlibat dalam musabaqah dua tahunan ini. Pasalnya, musabaqah ini merupakan bagian dari syiar Islam dan dakwah Al-Qur'an.
"Motivasi ibadah, keimanan, kecintaan kepada Al-Qur'an membuat kita terus optimis, saling mengingatkan, menjaga, memuliakan sesuai nilai yang terkandung di dalam Al-Qur'an," katanya.
Secara khusus, Syamsul memberikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Maluku Utara yang telah bekerja keras mempersiapkan STQH Nasional 2021 di Kota Sofifi ini. "Kita jalin kerja sama yang kuat dengan Pemprov Malut, saling menjaga dan saling memotivasi menjadikan STQH Nasional sebagai bagian ibadah," pungkasnya.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



