Jambi, Bimas Islam -- Ajang Seleksi Tilawatil Qur'an dan Hadits (STQH) merupakan pemantik bagi umat Islam untuk lebih menjadikan Al-Qur'an dan Hadis sebagai pedoman kehidupan beragama, berbangsa, dan bernegara.
Demikian disampaikan Dirjen Bimas Islam, Kamaruddin Amin dalam pembukaan Launching STQH XXVII Tingkat Nasional Tahun 2023 di Jambi, Minggu (13/8/2024).
"Kita berharap STQH bisa meningkatkan kualitas kehidupan beragama di Indonesia. Sehingga masyarakat, khususnya umat Islam, dapat lebih menjadikan Al-Qur'an dan Hadis sebagai pedoman dalam kehidupan beragama, berbangsa, dan bernegara," ujarnya.
Menurutnya, Al-Qur'an merupakan fondasi bagi seorang muslim dalam menghadapi sejumlah perubahan di era globalisasi.
"Al-Qur'an adalah salah satu fondasi kita untuk menghadapi tantangan globalisasi," ucapnya.
Dirjen mengungkapkan, agama perlu hadir dalam pembangunan.
"Kita membentuk generasi Indonesia sebagai generasi Qur'ani, yang tentu berkontribusi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Kita ingin, agama tidak hanya hadir di ruang privat, tapi berperan dalam pembangunan," tuturnya.
Launching STQH Nasional XXVII itu juga dihadiri Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani, Kepala Kantor Wilayah Kemenag Jambi Zoztafia, Direktur Penerangan Agama Islam Ahmad Zayadi beserta jajaran pejabat eselon III, perwakilan Kanwil Kemenag seluruh Indonesia, dan Perwakilan Kantor Kemenag se-Provinsi Jambi.
Sementara, STQH Nasional XXVII akan digelar pada 27 Oktober hingga 5 November 2023.
Fn/Mr
*Fotografer: Shandry F. Nanere
*Fotografer: Shandry F. Nanere



