Jakarta, Bimas Islam --- Subdit Kemitraan Umat Islam Direktorat Penerangan Agama Islam (Penais) Ditjen Bimas Islam menghelat dialog daring bertema Peran Ormas, Lembaga Dakwah, dan Majelis Taklim dalam Menyosialisasikan Prokes 5M kepada Masyarakat, Selasa (3/8/21). Dialog dibuka dengan sambutan oleh Direktur Penais, Syamsul Bahri.
Bertindak sebagai narasumber dalam dialog yang dihadiri 41 perwakilan ormas, lembaga dakwah, dan majelis taklim ini, Dirjen Bimas Islam, Kamaruddin Amin. Dirjen memaparkan tiga strategi pemerintah dalam menghadapi tantangan pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia dan dunia.
Dirjen menjelaskan, langkah pertama yang ditempuh pemerintah dalam menangani Covid-19 ialah vaksinasi. Katanya, vaksinasi merupakan terobosan fundamental untuk menciptakan kekebalan komunitas atau herd immunity.
Selain vaksinasi, tambah Dirjen, pemerintah juga menggalakkan penerapan protokol kesehatan 5M+1D. Dirjen menjelaskan, 5M ialah memakai masker, mencuci tangan dengan sabun pada air mengalir, menjaga jarak, mengurangi mobilitas dan interaksi, dan menghindari kerumunan. Sedangkan 1D, sambungnya, ialah doa.
Sedangkan langkah ketiga yang ditempuh pemerintah sebagai upaya mengusir Covid-19 ialah tracing, testing, dan treatment. Menurut Dirjen, pemerintah telah melakukan banyak upaya sebagai turunan dari tiga langkah utama dalam melawan Covid-19 yang mewabah di Indonesia sejak Maret 2020.
"Mengatasi tantangan pandemi Covid-19 ini bukan hanya tugas pemerintah. Ini tantangan kebangsaan. Bukan tugas pemerintah saja, tetapi tugas kebangsaan, kenegaraan, dan kemanusiaan. Semua warga bangsa bertugas menuntaskan Covid-19," ajak Dirjen.
Selain menyampaikan arahan dan imbauan, Dirjen juga memberikan jawaban sekaligus menerima masukan dari 7 perwakilan ormas, lembaga dakwah, dan majelis taklim yang dibagi dalam dua sesi tanya jawab. Acara yang dipandu oleh Editor In Chief Jurnal Bimas Islam, Ahmad Syamsuddin ini berlangsung selama 90 menit.
Bersama dengan 100 peserta dari 41 ormas, lembaga dakwah, dan majelis taklim ini hadir pula Kasubdit Kemitraan Umat Islam, Ali Sibromalisi, Kepala Seksi Ketenagaan Lembaga Dakwah dan Majelis Taklim, Ismail Sulaiman, Kepala Seksi Kemitraan Lembaga Dakwah dan Majelis Taklim, Zaini Anton Riyadi, dan Kepala Seksi Kemitraan Ormas Islam, Udin Saepudin M.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



