Pohuwato, Bimas Islam -- Revitalisasi fungsi masjid dilakukan untuk mewujudkan program Masjid Pelopor Moderasi Beragama (MPMB), salah satu caranya dengan meningkatkan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) masjid. Hal tersebut yang tengah digencarkan Kantor Kemenag (Kankemenag) Pohuwato, Gorontalo.
"Program MPMB ini merupakan bagian dari salah satu kebijakan prioritas Menteri Agama. Program ini dimaksudkan untuk tiga hal yaitu, membangun profesionalitas dalam pengelolaan masjid oleh semua ekosistem masjid, dan mendiseminasikan cara pandang yang moderat, toleran, ramah, sehingga kenyamanan dan kerukunan tetap terjaga dengan baik," ujar Kepala Kantor Wilayah Kemenag Gorontalo M. Muflih B. Fattah dalam kegiatan Bimbingan Teknis Peningkatan Kualitas Kompetensi SDM Masjid di lingkungan Kankemenag Pohuwato, Selasa (4/4/2023).
Ia mengingatkan pentingnya empat pilar moderasi beragama, yaitu komitmen kebangsaan, toleransi, anti kekerasan, dan menghormati kearifan lokal. Menurutnya, hal tersebut perlu disampaikan kepada masyarakat melalui pendidikan di dalam masjid.
"Berbicara kebijakan Kemenag tentang Kemasjidan, perlu diketahui bahwa fungsi Kemenag itu dua, yakni fungsi agama dan fungsi pendidikan," ucapnya.
Ia pun merujuk ungkapan Dirjen Bimas Islam, Kamaruddin Amin, bahwa MPMB diharapkan dapat menjadi realisasi atas revitalisasi peran masjid dalam menjaga profesionalitas pengelolaan, penguatan cara pandang moderat dalam paham keagamaan seluruh ekosistemnya, serta berdaya dan memberdayakan umatnya.
"Program lainnya yaitu KUA (Kantor Urusan Agama) sebagai pusat pelayanan dan penentuan arah kiblat, pembinaan keluarga sakinah berbasis masjid, dan pelayanan keluarga sakinah bagi takmir masjid. Kepada imam dan pengurus mesjid yang ada di Pohuwato, saya harapkan untuk terus memperdalam ilmu pengetahuannya, baik ilmu agama maupun ilmu lainnya, sehingga dapat turut mencerdaskan umat dalam menghadapi era modern saat ini," tuturnya.
"Mari kita perkuat ekosistem masjid yang ada di bumi Panua ini lewat program MPMB dan program pendataan masjid melalui Sistem Informasi Kemasjidan (SIMAS)," pungkasnya.
Dalam kegiatan Bimbingan Teknis Peningkatan Kualitas Kompetensi SDM Masjid ini, hadir Ketua Darma Wanita Persatuan Kanwil Kemenag Gorontalo Farhana Masiara Muflih didampingi Kepala Bidang Bimas Islam dan Kepala Kantor Kemenag Pohuwato Rais Abaidata dengan Kepala Seksi Bimas Islam Saiful Annam beserta jajaran. Kegiatan ini juga dihadiri 30 peserta yang terdiri dari 13 orang Kepala KUA dan 17 orang imam dan pengurus masjid se-Kabupaten Pohuwato.
Fn/Mr



