Jakarta, Bimas Islam -- Dirjen Bimas Islam, Kamaruddin Amin menyebut, keberhasilan program Revitalisasi KUA dapat diwujudkan dengan komitmen, kolaborasi, dan sinergi semua pihak.
Program yang merupakan upaya untuk meningkatkan layanan keagamaan masyarakat ini harus dijalankan bersama-sama, dari tingkat pusat hingga daerah.
"Revitalisasi KUA membutuhkan energi besar, komitmen bersama, kolaborasi, dan sinergi. Tidak mungkin dilaksanakan kalau hanya didukung oleh Kemenag pusat dan provinsi," kata Dirjen Bimas Islam pada kegiatan Konsolidasi Kelembagaan KUA dan Manajemen Kinerja Pimpinan Tingkat Kabupaten/Kota Angkatan V dan VI di Jakarta, Selasa (13/6/2023).
Menurutnya, pemerintah pusat dan daerah sebagai pemangku kebijakan harus terus menjaga kesamaan visi dan misi dalam menjalankan program Revitalisasi KUA.
"Tidak boleh ada di antara pejabat Kemenag apalagi selevel Kepala Kantor Kemenag kabupaten/kota yang tidak memahami, dan keluar dari misi besar," tegasnya.
Kamaruddin juga menjelaskan, pemerintah pusat dan daerah harus membangun komitmen bersama untuk menjalankan program-program Kemenag.
"Kita perlu membangun komitmen bersama untuk memainkan peran kita secara optimal dan maksimal dalam menjalankan program Kemenag," pungkasnya.
Msk/Mr



