Jakarta, Bimas Islam --- Kementerian Agama melalui Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah (Urais Binsyar) menyiapkan sejumlah layanan untuk mensukseskan program revitalisasi KUA.
Demikian disampaikan Direktur Urais Binsyar Moh. Agus Salim saat menjadi narasumber pada acara Bimbingan Teknis (Bimtek) Standar Layanan Penyuluh Agama Islam Dukungan Program Revitalisasi KUA yang digelar oleh Direktorat Penerangan Agama Islam, di Novotel Mangga Dua, Jakarta Utara, Selasa (20/4).
"Direktorat Urais Binsyar memiliki empat layanan, di antaranya yaitu, pertama Hisab Rukyat dan Syariah, kedua Kemasjidan, ketiga Bina Paham Keagamaan Islam dan Penanganan Konflik, dan keempat Kepustakaan Islam," ujar Agus.
Agus menuturkan, untuk menunjang layanan hisab rukyat, Kemenag sudah menyiapkan layanan alat bantu hisab rukyat (theodolit) di 6 KUA, pengadaan alat pengolah data mobile, dan pengadaan buku keagamaan, pengadaan rak buku.
"Selain itu kami juga menyiapkan pembinaan SDM pendukung layanan bidang urusan agama Islam dan Pembinaan syariah pada KUA," kata Agus.
Pembinaan SDM tersebut, kata Agus, akan dilakukan FGD konsultasi paham keagamaan, deteksi dini paham keagamaan, bantuan operasional penanganan konflik dan pembinaan paham keagamaan.
Sebagai informasi, program revitalisasi KUA sebagai salah satu program seratus harinya Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas bertugas memimpin Kemenag sejak dilantik oleh Presiden Joko Widodo pada akhir 2020.
Tampak hadir pada acara tersebut, Direktur Penerangan Agama Islam (Penais) Juraidi, Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf (Dirzawa) Tarmizi Tohor, dan Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah Muharam Marzuki, dan perwakilan Penyuluh Agama Islam dari 6 KUA percontohan yang peresmiannya akan dilakukan pada akhir April mendatang.
(Anty)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



