Banyuwangi, Bimas Islam --- Pelaksanaan program Sejuta Vaksin Booster hasil kerja sama Kementerian Agama (Kemenag), Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), dan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di Banyuwangi melampaui target yang ditentukan.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi Moh. Amak Burhanudin menyampaikan, masyarakat yang sudah mengikuti program tersebut berdasarkan laporan dari Seksi Bimas Islam yang dikumpulkan oleh Kepala KUA Kecamatan se-Kabupaten Banyuwangi mencapai lebih dari 17 ribu.
“Pada akhir pekan kemarin, kita melaksanakan rapat melalui daring dengan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten se-Jawa Timur. Dari laporan Kabupaten/Kota se-Jawa Timur, Kabupaten Banyuwangi adalah yang pertama melampaui target,” kata Amak di Banyuwangi, Senin (25/4).
Amak mengungkapkan, target vaksin untuk Kabupaten Banyuwangi sebanyak 10 ribu. Pelaksanaan vaksin di Kabupaten Banyuwangi dilaksanakan di beberapa tempat dan waktu yang berbeda, seperti di KUA Kecamatan, Masjid, Vihara, dan sebagainya.
“Keberhasilan program sejuta vaksin karena kerja sama yang baik, serta peran bersama dari PCNU, Polresta, Dinkes, Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU), Polsek, Takmir Masjid, dan juga ASN di lapangan. Untuk KUA sendiri, sebanyak 24 KUA di Banyuwangi menjadi lokasi vaksin,” jelasnya.
Dia mengatakan, pelaksanaan vaksin dalam program ini dilakukan hingga malam hari, terutama yang dilaksanakan di masjid-masjid hingga setelah pelaksanaan salat Tarawih.
“Masyarakat sangat antusias dengan pelaksanaan program vaksin tersebut. Hal ini berkat penyuluhan yang dilakukan KUA Kecamatan dan tempat pelaksanaan di masjid, sehingga masyarakat yang akan vaksin tidak perlu ke tempat yang jauh, dan tidak perlu meninggalkan pekerjaan,” katanya.
“Saya ucapkan terima kasih kepada Kasi Bimas Islam bersama tim yang selalu memantau perkembangan pelaksanaan vaksin. Terima kasih juga kepada Kepala KUA dan tim yang bertugas dan aktif berkoordinasi dengan berbagai pihak. Semoga kegiatan di bulan Ramadhan ini mendapatkan berkah,” tambahnya.
(Rendi)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



